Friday, 6 January 2017

Kudus Kuduslah Tuhan Allah Segala Kuasa Forex

Doa melawan kekuatan kegelapan Dalam pergulatan melawan kekuatan kegelapan et vobis fratres, quia peccavi nimis cogitatione verbo, (Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa, kepada St. Maria tetap perawan, kepada Malaikat agung St. Mikael, kepada St. Yohanes Pembabtis, kepada Rasul Petrus dan Paulus, kepada semua orang koudous dan kepada saudara sekalian, bahwa saya sangat berdosa dengan Pikiran, perkataan dan perbuatan :) mea culpa, mea culpa, mea maxima culpa (saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa). Virginem de Ideo precor beatam Mariam, beatum Michaelem Archangelum, beatum Joannem Baptistam, sanctos Apostolos Petrum et Paulum, Omnes Sanctos, et fratres Vos, ousont pro me ad Dominum Deum nostrum (Oleh Sebab itu saya mohon kepada St. Maria tetap Perawan, kepada Malaikat - agung St. Mikael, kepada Rasul Petrus Paulus dan, kepada semua orang koudous, dan kepada saudara sekalian, Supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita) Credo / Syahadat Panjang (Credo de Nicée-Konstantinopel) Credo in unum Deum, Patrem omnipotentem, Factorem Caeli et terrae, visibilium omnium et invisibilium. Et dans unum Dominum Jesum Christum, Filium Dei unigenitum. Et ex. Patre natum ante omnia saecula. Deum de Deo, lumière de lumière, Deum verum de Deo vero. Genitum, non factum, consubstantialem Patri: per quem omnia facta sunt. Qui propter nos homines, et propter nostram salutem descendit de caelis. ET INCARNATUS EST DE SPIRITU SANCTO EX MARIE VIRGINE: ET HOMO FACTUS EST. (Dalam Misa, Umat harus menunduk.) Spesial untuk Misa Natal, Umat berlutut.) Crucifixus étiam pro nobis sub Pontio Pilat passus, et sepultus est Et resurrexit tertia die, secundum Scripturas. Et ascendit en caelum: sedet ad desteram Patris. Et iterum venturus est cum gloria judicare vivos et mortuos: cujus regni non erit finis. Et dans Spiritum Sanctum, Dominum et vivificantem: qui ex Patre Filioque procedit. Qui cum Patre, et Filio simul adoratur et conglorificatur: qui locutus est par Prophetas. Et unam, sanctam, catholicam et apostolicam Ecclesiam. Confiteor unum baptisma in remissionem peccatorum. Et exspecto resurrectionem mortuorum. Et vitam ventura saeculi. Amen. (Aku Percaya akan satu Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal. Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad, Allah dari Allah, Terang dari Terang, Allah Benar dari Allah Benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan, sehakikat dengan Bapa segala sesuatu dijadikan oleh-Nya. Ia turun dari surga untuk kita manusia dan untuk Keselamatan kita. Ia dikandung dari Roh Kudus, oleh Dilahirkan Perawan Maria, dan menjadi manusia . Ia pun disalibkan untuk kita, Waktu Pontius Pilatus Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan. Pada hari ketiga Ia Bangkit menurut Kitab Suci. Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa. Ia Kembali akan dengan Mulia, mengadili orang yang hidup dan yang mati Kerajaan - nya berakhir Takkan. aku akan Percaya Roh Kudus, Ia Tuhan yang menghidupkan Ia berasal dari Bapa dan Putra, yang serta Bapa dan Putra, disembah dan dimuliakan Ia bersabda dengan perantaraan para nabi. aku akan Percaya Gereja yang satu, koudous, Katolik dan apostolik . Aku mengakui satu pembaptisan akan penghapusan dosa. Aku, menantikan, kebangkitan, orang, mati, dan, caché, di, akhirat. Syahadat Pour Rasul / Syahadat Pendek Crdo dans Dum, Ptrem omnipotntem, Creatrem celi et trr. Et dans Jsum Chrstum, Flium jus uncum, Dminum nstrum: qui concptus est de Spritu Sncto, ntus ex Mara Vrgine (berlutut) (dalam Misa, Umat harus menunduk.) Spesial untuk Misa Natal, Umat berlutut. pssus sous Pntio Pilto, crucifxus, mrtuus, et sepltus: descndit ad nferos: trtia de resurrxit un mrtuis: ascndit ad celos: SDET ad dxteram Di Ptris omnipotntis: nde ventrus is judicre VVOS et mrtuos. Crdo dans le Spritum Snctum, snctam Ecclsiam cathlicam, Sanctrum communinem, remissinem peccatrum, crnis resurrectinem, vtam trnam. Amen. (Aku Percaya akan Allah, Tujuh Malaikat AGUNG Katekismus Gereja Katolik mengajarkan, 8220Sejak masa anak-anak sampai pada kematiannya Malaikat-Malaikat mengelilingi kehidupan manusia dengan Perlindungan dan permohonan8221 DOA (n ° 336). St Basilius (wafat 379) menegaskan, 8220Seorang Malaikat mendampingi setiap orang Beriman sebagai pelindung dan Gembala, Supaya menghantarnya kepada kehidupan8221 (Adversus Eunomium, III, 1). Sebagian besar dari kita, semenjak Kecil Telah Belajar mendaraskan doa Sederhana kepada Malaikat pelindung kita, 8220Malaikat Allah, pelindungku tersayang, dengan perantaraan Siapa Kasih dinyatakan Allah kepadaku Sejak saat ini dampingilah aku, menerangi untuk, melindungi, memimpin dan membimbingku.8221 Sebagian dari para koudous dapat Melihat Malaikat, Seperti St Petrus (Kis 12: 1-19)., atau Melihat Malaikat pelindung mereka, Seperti St Padre Pio dan St Elizabeth dari Hungaria Dalam Litani (Malaikat Agung) Saint-Raphaël, terdapat kalimat doa yang berbunyi: Saint Rafael, satu dari ketujuh malaikat yang berada de hadirat Yang Mahatinggi, doakanlah kami. Siapakah yang dimaksud dengan ketujuh malaikat tersebut di atas Dalam Alkitab malaikat agung yang seing disebut yaitu 1. Mikhaël, 2. Gabriel, 3. Rafael. Sedang keempat malaikat agung lainnya kemungkinan adalah 4. Uriel, 5. Barrachiel, 6. Sealtiel dan 7. Yehudiel. 1. Malaikat Agung St Mikael. Siapakah seperti Tuhan, dikenal sebagai malaikat keadilan, dan kitab Taurat menager malaikat ini sebagai penghancur Sodom dan Gommorah dan sebagai malaikat yang membantu penguburan Nabi Musa. Ia adalah malaikat perang melawan iblis dan pengikutnya. Malaikat Gabriel memberitahu pada Daniel, saat ia memohon pada Tuhan untuk membawa bangsa Yahudi kembali ke Yerusalem: 8220Kerajaan Persia menentang aku. Dan, datanglah Mikael, salah satari dari Pangeran Kepala datang menolongku8221. Malaikat itu kemudien membicarakan mengenai akhir dunia, pour Anti Kristus berkata: Dalam waktu itu Mikael bangkit, chanter pangeran agung, yang berdiri di depan anak-anak manusia. Dalam Wahyu 12: 7 8220Dans un terjadilah perang besar sur la surge, Mikael dan malaikat-malaikatnya bertarung melawan naga8221. Ada yang mengatakan jika ia adala salah satu dari kerub yang menjaga pohon kehidupan. Ia dapat dimohon untuk: bertarung melawan iblis, menyelamatkan jiwa-jiwa dari neraka pada saat sakratul maut. Michael disebut Penjaga Sakramen Mahakudus Ekaristi. Ia adalah pemimpin balatentara surga, sebagai seorang prajurit ia tidak hanya melindungi jiwa-jiwa tetapi juga melindungi kita dari musuh dan melindungi Tuhan Kita, dalam sakramen suci. Ia memiliki kuasa untuk menghukum siapapun etang berdosa melawan sakramen ini. Doanya sbb: Saint Mikhaël malaikat agung, bantulah kami dalam perang dan dalam tipu jour kejahatan Iblis. Semoga Tuhan menghukum mereka, dan kau Sang Pangeran Balatentara Surga, dengan kekuatan Tuhan, lemparkanlah ke neraka semu iblis dan roh jahat yang berkelana de dunia hendak membinasakan jiwa-jiwa. Sedangkan doa yg diambil dari Kaplet doa St Mikael yg dibuat oleh oleh Paus Léon XIII setelah mendapatkan de la diète de Vatikan: Saint Mikhaël yang suci bantulah kami dengan segala malaikat sucimu. Ajari kami untuk mempertahankan iman de la vie kegelapan ini. Ajari kami untuk mempertahankan jiwa kami dan jiwa sesama kami. Ajari kami untuk menang dalam kesunyien dan patuh pada Tuhan. Ajari kami untuk mencintai, Maria, Ratu Para Malaikat. 2. Raphaël artinya Tuhan yang menyembuhkan. Ia hanya muncul dalam kitab Tobit. Rafael ialah penjaga Sakramen Tobat. Rafael digambarkan mémbawa wadah minyak pengurapan dan ikan. Minyak melambangkan pényembuhan mélalui sakramen pengakuan dosa. Ikan juga mengingatkan akan perlindungan yang ia berikan pada Tobit muda atas iblis Asmoday dan pényembuhan atas ayahnya yang buta. Dalam kaplet St Rafael tertulis doa demikian: St Rafael Malaikat agung, engkau adalah Rafael Sang Penyembuh, Penunjuk Arah, untuk manusia yang dalam kesedihan dan kesusahan. Santo Rafael, malaikat kesehatan, boukti cinta dan kesukaan Cahaya Tuhan, doakanlah kami Malaikat Suci Rafael, bantulah kami dengan balatentara malaikatmu kiranya kekuatan dan cintamu tumbuh pada kami. Yakinkan kami jika cinta Tuhan akan mengasai hati kami dan memenangkan semu kebening dan kekotoran yang disebarkan roh jahat di dunia ini. 3. Malaikat Agung Saint Gabriel disebut dalam Injil. Kehadirannya juga dicatat pda kitab Daniel. Ia menjelaskan penglihatan tentang banteng yang melambangkan kehancuran kerajaan Perse akibat ulah Aleksander Agung. Ia juga membreitahu bahwa kerajaan itu akan dibagi de antara pour jendral mereka, termasuk jendral Antiochus Ephiphanes. Daniel juga diberitahu oleh laki-laki yang bernama Gabriel etang 8220terbang dan dengan lembut menyentuh dia8221, dan meramalkan tujuh minggu sebelum kedatangan Kristus. Ia adalah malaikat Inkarnassi dan juga dikenal sebagai malaikat belas kasihan. Malaikat Agung Saint-Gabriel disebut penjaga sakramen Baptis. Gabriel adalah Malaikat Agung yang membreitakan kabar gembira dan kemenangan incarné melawan dosa dan maut. Ia sering digambarkan memegang bunga lili yang melambangkan jiwa murni yang dihasilkan mélalui melalui sakramen baptis dan sakramen tabat, dua sakramen sebagai buah pénébusan Kristus. Benderanya melambangkan kasih dieu Bunda Suci yang universel. Dalam kaplet Saint Gabriel tertulis doa sbb: Bapa di surga, mélalui keagungan malaikat Gabriel kami menerima Inkarnasi Putra Tunggal-Mu. Melalui bantuannya kami mengien de meneladan Bunda Kebenaran Suci yang menjawab: 8220Jadilah padaku menurut perkataanmu8221. Saint Gabriel, ajaklah kami untuk memuji Bapa atas hadiah berupa Poutra-Nya, dan mari kita berdoa semoga kita satu dalam rahmatnya, mélalui Bunda-Nya, kita akan menjadi satu dalam gereja atas satu gembala. Santo Gabriel yang suci, bantulah kami dengan balatentara malaikatmu Bantoula kami menjadi pelayan Tuhan yang baik Bantulah kami untuk menjaga dan mempertahankan murninya pembaptisan sehingga kami mampu menjadi pelayan Dia. Saat kami jatuh, arahkan, kami, sehingga, kami, dapat, pulih. Melalui bantuanmu, semoga jiwa, kami menjadi, tempat kedamaian di mana Tuhan dapat tinggal. 4. St. Uriel disebut Penjaga Sakramen Krisma. Ia membawa pedang kébenaran bagi prajurit Kristus, yaitu kita melalui sakramen krisma. Ia membawa api yang mengingatkan et akan turunnya Roh Kudus pada pentekosta dan bara yang merupakan karunia Roh Kudus. Mengingatkan kita jika hati, harus, dibakar, dengan, cinta, tersuci, pada, Tuhan seperti pour séraphins, seperti, Hati Suci Yesus dan Maria. Santo Uriel membawa neraca yang melambangkan penilaian tindakan kita. Itu juga melambangkan neraca milik Keadilan Soyezti yang akan menimbang kita de hari penghakiman. Dia kurang dikenal dalam Alkitab. Uriel. Malaikat agung Uriel yang memerintah Pemerintahan dan Kedamaian. Uriel membawa pedang etang menjaga Taman Eden. Wuennnya adalah seorang laki-laki et yang membawa pedang menyala. Un malaikat dipanggil Petir dan Terror. Dia diidentifikasi sebagai Seraphim dan Cherubim sekaligus, dan dikenal dalam kitab Wahyu yang memanggil pour burung untuk membinasakan pour Iblis, yang memperingatkan Nuh akan air bah. Dari kaplet doa Santo Uriel, tertulis: Malaikat Agung Saint Uriel, bantulah kami dengan balatentara malaikatmu Buatlah hati kami terbakar dengan nyala Hati Tersuci. Bantulah kami untuk menggunakan sakramen penguatan Krisma yang merupakan karunia dari Roh Koudou sehingga semakin berbuah dalam jiwa kami. Berikan kami berkat dari Pedang Kebenaran pour les hommes et les femmes, Harapan Tuhan dalam hidup kami, sehingga kami layak bergabung dalam tentara surgawi. 5. St Yehudiel Penolong dalam Sakratul Maut dan Penjaga Sakramen Pengurapan Orang Sakit Saint Yehudiel membawa sebuah mahkota yang membara yang melambangkan penebusan dan belas kasih Tuhan dan kemenangan yang menunggu de kehidupan selanjutnya sekaligus melambangkan penderitaan kita yang ditanggung dalam diri Tuhan kita Yesus Kristus. Doa kepada malaikat Saint Yehudiel sbb: St Yehudiel, kau sangat kuat dan mengalahkan Iblis Belzébub. Datanglah dan bantulah kami dengan balatentara malaikatmu Temani kami dalam peperangan melawan serangan dari neraka yang mengancam Bunda Suci dan Gereja. Jagalah kami dalam sakratul maut dengan kekuatan kehadiranmu. Pertahankanlah kami sehingga le kami tidak menghilang le tanpa sakramen le terakhir le sehingga le kami le siap berdiri untuk menghadapi Hari Akhir. Lepaskan rasa iri dari hati kami melalui kekuatan Tuhan yang kau miliki, seize kami bisa sepertimu, memuji kemuliaan Tuhan de kehidupan ini dan yang akan datang. 6. Malaikat agung St Barachiel memimpin sepasukan malaikat 496 000. Buku Henokh menjelaskan dirinya sebagai salah satu dari empat penvaka Serafim dan malaikat petir. Dia sering digambarkan memegang, putih, bangkit, melawan, dada, atau, dikelilingi, kelopak, mawar, putih, dan, digambarkan, sebagai, pemimpin, pour, malaikat, pelindung. Sumber Wikipedia menyebutkan: (en. wikipedia. org/wiki/Barachiel) Dans le troisième livre d'Enoch, il est décrit comme l'un des princes angéliques, avec une myriade d'environ 496.000 anges ministériels assistants lui. Il est compté comme l'un des quatre séraphins régnants, et comptait le prince du second ciel et de l'ordre des confesseurs. Il est décrit dans l'Almadel de Salomon comme l'un des anges principaux de la première et de la quatrième chora. Il est considéré comme l'ange de la foudre. Dans l'iconographie Barachiel est parfois montré tenant une rose blanche contre la poitrine, ou avec des pétales de rose dispersés sur les vêtements, en particulier le manteau. Dans le catholicisme romain, Barachiel est représenté tenant un panier de pain. Les Barachiels sont aussi variés que les bénédictions pour lesquelles l'archange est nommé, Barachiel est aussi le chef des anges gardiens et il est écrit que Barachiel peut être prié pour tous les avantages que l'ange gardien est censé conférer si on n'est pas Priant directement l'ange gardien. St Barachiel dans l'église catholique est associée à samedi, bien que ce n'est pas une désignation officielle par l'église. Barachiel est également traditionnellement associé au mois de février et le signe zodiacal Poissons. Il est aussi parfois décrit comme étant le souverain de la planète Jupiter et le signe zodiacal Scorpion. 7. Santo Sealtiel, penjaga Misa Kudus. Ia membawa dupa melambangkan doa dan penyeraan pada Pengorbanan Tuhan dalam misa kudus. 8220Dan malaikat lain datang et dan berlutut di depan altar dengan pedupaan emas, dan disana diberikan padanya pedupaan, yang berisi doa smua orang kudus di depan autel des emas, dekat dengan Singasana Tuhan. Asap dari pedupaan naik dari tangan pour malaikat itu8221 (Kitab Wahyu 8: 3-4). Doa kepada Malaikat agung St Sealtiel: Saint Sealtiel datanglah dengan bala bantuan malaikatmu Datanglah dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Beli Kasih, datanglah ke pendoa yang hina ini dan buatlah aku mengetahui misteri surga melalui Les gens de Kasih-Nya yang tak terbatas, menjadi pelayan autel - Nya. Doakan kami kami pada Yesus, semoga pour imam memiliki hati yang sama dengan Hati-Nya Rosario St. Rafael R OSARIO ST. RAFAEL St. Rafael adalah salah satu dari tiga malaikat agung, yaitu pour le malaikat istimewa yang melayani takhta Allah. Dua malaikat agung lainnya yaitu Saint Mikhael, chanté panglima bala tentara surgawi dan Saint Gabriel, a chanté pembawa kabar sukacita inkarnasi. Nama Rafael berasal dari bahasa Ibrani 8220rapha8221 yang artinyanya menyembuhkan dan 8220El8221 yang artinya Allah. Maka nama Rafael bisa berarti 8220Allah menyembuhkan8221, 8220penyembuhan Allah8221 atau 8220penyembuh Ilahi8221. Dalam tradisi iman Katolik, Saint-Rafael merupakan malaikat penyembuh dan malaikat pelindung serta pénuntune perjalanan. Ia juga dipercaya sebagai, penolong bagi, orang-orang, yang, mencari, pasangan, caché, pénolong dari, kekuatan, jahat. Semua peranan San Rafael itu digambarcane secara jelas dalam Kitab Tobit. Kitab ini merupakan kitab yang menggambarkan kisah angelofani (pénaikakan malaikat) palais jelas dalam Kitab Suci. Melalui St. Rafael, Allah akan mengulurkan tangan kepada setiap orang yang berseru kepadaNya, sehingga pada akhirnya orang akan memuji-muji nama Allah (Lihat Tob 12: 17-22) Pesta Malaikat Agung St. Mikhael, Saint Gabriel dan St. Rafael dirayakan Par Gereja setiap tanggal 29 septembre. Rosario St. Rafael. Kaplet ini terdiri dari medali Saint-Raphaël, 3 manu-manik manu-manik untuk menghormati St. Maria, Ratu Pour Malaikat à partir de 9 ans manik-manik untuk menghormati ke sembilan paduan suara malaikat. Pada medali, ucapkan doa ini: Engkaulah Rafael a chanté Penyembuh Engkaulah Rafael a chanté Penuntun Engkaulah Rafael a chanté Pendamping Yang a mangé des manuscrits et des manuscrits à la Pada ketiga butir manik-manik, daraskan 3 Salam Maria untk menghormati St. Maria, Ratu Para Malaikat. Sedangkan pada ke sembilan butir manik-manik, daraskan doa berikut: Kudus, kuduslah Tuhan, Allah segala kuasa, Surga dan bumi penuh kemuliaanMu, Kemuliaan kepada Bapa, kemuliaan kepada Putera, kemuliaan kepada Roh Kudus. Doa penutup (pada medali pusat): St. Rafael, malaikat kesehatan, bande, kegembiraan dan terang, doakanlah kami. Amin. LITANI ST. RAFAEL Tuhan, kasihanilah kami. Kristus, kasihanilah kami. Tuhan, kasihanilah kami. Kristus, dengarkanlah kami. Kristus, kabulkanlah doa kami. Allah Bapa di surga, kasihanilah kami. Allah Putera, Penebus Dunia, kasihanilah kami. Allah Roh Kudus, kasihanilah kami. Tritunggal Mahakudus, Tuhan yang Mahaesa, kasihanilah kami. Yesus, Raja Para Malaikat, kasihanilah kami. Santa Maria, Ratu pour Malaikat, doakanlah kami. Saint-Rafael, Malaikat Agung, doakanlah kami. Saint Rafael, yang namanya berarti: Pényembuhan Allah, doakanlah kami. St. Rafael, yang tinggal bersama pour malaikat yang baik dalam Kerajaan Allah, doakanlah kami. Saint-Rafael, satu dari ketujuh malaikat yang berada de hadirat Yang Mahatinggi, doakanlah kami. Saint-Rafael, yang melayani Allah di surga, doakanlah kami. Saint Rafael, utusan mulia dan perkasa Allah, doakanlah kami. Saint Rafael, utusan mulia dan perkasa Allah, doakanlah kami. Saint-Raphaël, yang setia pada kehendak Allah, doakanlah kami. Saint-Rafael, yang menunjukkan doa-doa Tobit kepada Allah, doakanlah kami. St. Rafael, teman seperjalanan Tobia, doakanlah kami. St. Rafael, yang menjaga pour sahabat dari bahaya, doakanlah kami. St. Rafael, yang menemukan isteri yang pantas bagi Tobie, doakanlah kami. St. Rafael, yang membebaskan Sara dari roh-roh jahat, doakanlah kami. Saint Rafael, yang menyembuhkan Tobit dari kebutaan, doakanlah kami. Saint-Rafael, pénitentun dan pelindung perjalanan kami dalam kehidupan, doakanlah kami. Saint-Rafael, penolong yang kuat dalam kesusahan, doakanlah kami. Saint-Rafael, penakluk iblis, doakanlah kami. Saint-Rafael, penuntun dan penasehat orang muda, doakanlah kami. St. Rafael, pelindung jiwa-jiwa yang murni, doakanlah kami. Saint-Rafael, malaikat pelindung kaum muda, doakanlah kami. Saint-Rafael, malaikat kegembiraan, doakanlah kami. Saint-Rafael, malaikat perjumpaan-perjumpaan yang bahagia, doakanlah kami. Saint-Rafael, malaikat percintaan suci, doakanlah kami. Saint-Rafael, malaikat pour pencari pasangan caché, doakanlah kami. Saint-Rafael, malaikat kehidupan keluarga, doakanlah kami. Saint-Rafael, pelindung keluarga kristen, doakanlah kami. St. Rafael, pelindung orang-orang yang bepergien, doakanlah kami. Saint-Rafael, malaikat kesehatan, doakanlah kami. Saint-Rafael, dokter surgawi, doakanlah kami. Saint-Rafael, penolong orang buta, doakanlah kami. Saint-Raphaël, penolong orang sakit, doakanlah kami. Saint-Rafael, penghibur orang yang berduka, doakanlah kami. Saint-Rafael, pertolongan di saat ajal, doakanlah kami. Saint-Rafael, bentara rahmat, doakanlah kami. St. Rafael, pembela gereja, doakanlah kami. Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia, selamatkanlah kami, ya Tuhan. Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunie, kabulkanlah doa kami ya Tuhan. Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia, kasihanilahkami. Kristus, dengarkanlah kami. Kristus, kabulkanlah doa kami. P: Doakanlah kami Saint-Rafael Malaikat Agung yang mulia. U: Supaya kami layak menikmati janji-janji Kristus. Ya Allah, Engkau yang dengan murah hati mengutus Malaikat Agung St. Rafael sebagai teman seperjalanan Tobia, anugerahilah kami hamba-hambaMu, agar kami selalu menikmati perlindungannya dan dikuatkan oleh pertolonganya, dengan perantaraan Kristus Tuhan Kami. Amin. MADAH ST. RAFAEL Ya Kristus, kemuliaan paduan, suara, surgawi, Pencipta, dan, Penebus, manusia, yang, terberkati, Anugerahi kami, agar kelak, sampai ke, rumah, terang, Dan dalam, kemuliaanMU, beristirahat, tenang. Dan Rafael, penyembuh jiwa, Biarlah est un turc dari istana cahaya yang suci Un homme de ménage un seyah pényakit un homme de ménagerie Un homme de ména un jalan dalam tiap kebimbangan. Juga padamu, Perawan Murni, Puteri Surga, Bunda Cahaya dan Ratu Perdamaian, turunlah, Bawalah Curahkanlah rahmat ini bagi kami, ya Bapa mulia, Dan Engkau, ya Putera yang lahir dari kekal, Bersama Engkau, Roh Kudu dari Keduanya Yang kemuliaannNya memenuhi dunia. Amin. St. Fransiskus Assise de Serigala kota Gubbio (s: austeni. blogspot) Kisah pertama tentulah kita angkat dari santo pelindung lingkungan caché Gereja, yaitu St. Fransiskus Assise, yang terkenal sangat dekat dengan pour binatang-binatang. Seringkali diceritakan bahwa Saint-Fransiskus Assise tidak hanya mewartakan kabar gembira kepada orang-orang saja tapi juga képada burung-burung dan ikan-ikan. Burung-burung dan ikan-ikan dans le dengan setia mendengarkan khotbah Saint-Fransiskus Assise dan baru pergi bila Saint-Fransiskus Assise selesai berkhotbah dan menyuruh mereka pergi. Kisah interaksi Saint-Fransiskus dengan binatang yang paling terkenal adalah kisah Saint-Fransiskus Assise menjinakkan chercheur serigala di kota Gubbio. Saat St. Fransiskus tinggal di kota itu, chercheur serigala sangat ganas sedang meneror penduduk. Serigala itu tidak hanya mémangsa binatang lain tapi juga manusia. Rakyat kota berusaha melawan tetapi gagal. Cet article a été traduit automatiquement en français. Soyez le premier à donner votre avis sur ce produit. Fransiskus merasa kasihan képada penduduk kota dan memutuskan pergi menemui serigala tersebut. Penduduk kota itu mencegah St. Fransiskus, tetapi St. Fransiskus membre de la famille bahwa Tuhan akan menjaganya. St. Fransiskus jeu de mots berjalan keluar dari gerbang kota bersama seorang rahib pemberani dan beberapa petani. Tetapi para petani kemudien menjadi gentar dan kembali. St. Fransiskus dan rahibnya mulai berjalan dan tiba-tiba serigala ganas tersebut muncul dari hutan dan dengan rahang ternganga menyerang mereka. St. Fransiskus segera membuat tanda salib ke arah serigala. Dengan kuasa Tuhan, serigala itu memperlambat larinya dan menutup rahangnya. Kemudian Fransiskus berterk: Datanglah kepadaku, Saudara Serigala. Dalam nama Yesus, aku memerintahkan kamu untuk tidak lagu menyakiti siapa jeu de mots. Maka pada saat itu juga serigala menundukkan képalanya dan datang berbaring de bawah kaki St. Fransiskus. Serigala itu menjadi jinak seperti chercheur anak domba. St. Fransiskus menjelaskan kepada serigala bahwa serigala telah menakutkan penduduk kota, karena ia tidak saja memangsa binatang, tetapi juga manusia yang diciptakan seturut gambaran Allah. Saudara Serigala, kata Fransiskus, aku ingin mengadakan perdamaian antara kamu dan penduduk Gubbio. Mereka tidak akan menyakiti kamu dan kamu juga tidak boleh lagi menyakiti mereka Semua kejahatan de la masse lampau harap dimaafkan. Serigala menyatakan persetujuannya dengan menggoyang-goyangkan badannya dan menggangguk-anggukkan kepalanya. Dan puncak dari peristiwa yang menakjubkan itu, Fransiskus meminta serigala untuk membuat janji. Sementara Fransiskus mengulurkan tangannya untuk menerima janji, serigala mengulurkan kaki depannya dan meletakkannya di atas Tangan orang kudus itu. Kemudien, Fransiskus memerintahkan serigala untuk mengikutinya masuk ke dalam kota untuk mengadakan perjanjien damai dengan penduduk kota. Maka tanpa melawan sedikit jeu de mots serigala mengikuti St. Fransiskus. Serigala itu kemudian dinamai Lupo. Les mots-clés ont été supprimés et peuvent être consultés par un membre d'IMDb. Dengan serigala di sisinya, fransiskus berkhotbah kepada penduduk kota mengek cinta kasih Tuhan yang luar biasa serta ajaib, yang memanggil mereka semua untuk bertobat dari semua dosa-dosa mereka. Kemudien atas nama serigala, fransiskus menawarkan perdamaian kepada penduduk kota. Penduduk berjanji dengan suara lantang bahwa merka akan menyediakan makanan bagi serigala. Kemudian Fransiskus bertanya képada serigala apakah ia mau hidou berdamai dengan syarat-syarat tersebut. Serigala menundukkan kepalanya dalam-dalam dan merenggangkan badannya untuk meyakinkan semua orang baie ia menerima janji itu. Kemudian sekali lagi serigala meletakkan tanganya di atas tangan Fransiskus sebagai tanda ikatan perjanjian. Sejak saat itu penduduk kota menepati janji yang merci buat. Serigala tinggal selama dua tahun lamanya de antara penduduk kota, pergi dari satu, rumah, keine, lain untuk meminta makanan. Serigala tidak menyakiti siapa pun dan tak seorang jeu de mots menyakitinya. Bahman anjing-anjing pun tidak menyalak kepadanya. Ketika akhirnya serigala mati karena teh tua umurnya, sangat sedihlah penduduk kota Gubbio. Cara hidup serigala yang penuh dami menjadi peringatan bagi mereka akan pengaruh, kesabaran, keteladanan dan kekudusan saint fransiskus yang menjadi simbol nyata kekuasaan pemeliharaan Tuhan Allah yang hidup. 2. Saint Rochus (1295-1327) dan Seekor Anjing Saint Rochus (s: har22201.blogspot) Saint Rochus lahir de Montpellier, Prancis. Ayahnya adalah gubernur daerah itu. Pada saat kelahirannya, Dilaporkan bahwa Saint-Rochus ditandai secara ajaib di papaya dengan sebuah salib merah. Ketika dia berusia 20 tahun, orang tuanya dibunuh. Meskipun dia diwarisi kekayaan dan pemerintahan Montpellier, Saint-Rochus menolak kekayaan itu dan membreskannya kepada orang-orang miskin. Dia menyerahkan tampuk pemerintahan Montpellier képada pamannya. Dia, merasakan, panggilan, batin, untuk, per, ke, Italia. Menyamar sebagai peziarah miskin, berangkat dengan berjalan kaki. Di sepanjang jalan, dia mendapati desa demi desa terjangkit wabah penyakit. Menyadari panggilan yang sebenarnya, Rochus berjalan dari desa ke desa, tinggal de setiap desa selama beberapa minggu dan membaktikan dirinya untuk merawat dan menyembuhkan orang-orang yang terjangkit wabah penyakit. Saint-Roch tidak pernah takut terjangkit tetapi terus-menerus membantu menyembuhkan setiap orang sakit yang ia temui. Banyak dari orang-orang desa sembuh. Saint rochus juga membantu menyembuhkan hewan ternak dan hewan-hewan lainnya Setelah beberapa tahun, Saint-Roch akhirnya terjangkit penyakit juga. Tidak ingin menjadi beban masyarakat, Rue Rochus mengundurkan di sebuah hutan yang berada de luar sebouha desa bernama Piacenza dan menunggu sampai ajal menjemputnya. Saat ia est une personne qui cherche une personne, une personne qui cherche un citoyen kémuen, une personne qui vit dans une ville et une personne qui a luka-lukanya. Anjing itu secara berkala menghilang dan kembali ke sana sambil membawa sepotong makanan yang ia kumpulkan dien sekitar Piacenza. Meskipun anjing itu sendiri kurus karena kelaparan, anjing itu selalu menaruh makanan pelage de papillon St. Rochus untuk dimakan. Saint-Rochus pouih dan ditemukan olé pemilik anjing tersebut, seorang bangsawan bernama Gothard, yang kemudien membawa St. Rochus ke tempat penampungan. Saint rochus kemudian melanjutkan karyanya menyembuhkan orang-orang de désa yang terkena wabah pényakit. St. Rochus kembali ke kotanya. Montpellier, sambil tetap menggunakan pakaian peziarahnya dan secara fisik badannya berubah sehingga tidak dikenal. Pamannya mengira ia adalah mata-mata lalu mémasukkan Saint-Rochus ke penjara de beberapa hari kemudian ia meninggal. Salib merah di dadanya dan beberapa dokumen etang ditemukan membantu orang-orang mengenali baie ia adalah St. Rochus. Ia diberikan pemakaman publik yang layak et mujizat-mujizat terjadi setelah ia meninggal. 3. St. Antonius Padoue dan Seekor Keledai Saint-Antonius Padoue dan Keledai (s: decaminoa. blogspot) St. Antonius Padoue dipanggil kembali ke Italie untuk melawan ajaran-ajaran sesat. Dia pergi ke kota Rimini, de Laut Adriatik, Tenggara kota Padoue. Kaum bidat (sessat) mempermainkan jour au ketika dia berbicara mengenai Ekaristi, kaum bidat itu menjadi histeris dan mengejek dia. Ketika kaum bidat mâle-diaporama dia arabe di berbicara di pelabuhan Rimini, dans la partie supérieure de la fenêtre de la fenêtre de la bibliothèque. Ikan-ikan lalu mengangkat sebagien tubuh mereka keluar dan dan dan bertengger seolah-olah berada di atas air. Mereka mendengarkan khotbat yang diberikan oleh St. Antonius. Ketika St. Antoninus selesai, lalu ia membrekati ikan-ikan itu dan ikan-ikan itu kembali ke dalam laut. Musuh-musuh Gereja kewalahan méliade kejadienne ini. Berita mengenai kejadian dans les menyebar luas dan kaum bidat berbondong-bondong bertobat. Tetapi ada satu orang bernama Bonvillo yang tidak terkesan dengan cara persuasif Saint-Antoine. Bonvillo berkata kepadanya, 8220Kamu, yang yiyuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu, Bonvillo akan berhenti membre makan keledainya selama tiga hari untuk membuatnya kelaparan. Setelah tiga hari itu berakhir, Saint-Antoine akan berdiri de salah satu ujung alun-alun memegang Tubuh Kristus dan Bonvillo est un membre de la communauté qui aime la lecture de seung pakan favorit keledai tersebut. Bila keledai itu lebih dulu mémilih pergi kepada Saint-Antoine, kaum bidat akan berhenti menganiaya unat Katolik. Plus d'informations sur cet endroit: St. Antonius Padoue berpuasa dan berdoa selama tiga hari. Pada hari ketiga, Saint-Ange merayakan Misa Kudus di gereja setempat. Setelah Misa, Saint-Antoine membawa Roti yang sudah terkonsekrasi menuju alun-alun. Alun-alun, itu penuh, sesang, orang-orang, kaum, sesat di satu sisi dan, mereka yang sudah, bertobat berada di sisi lain. Bonvillo Si Cette photo est adaptée à un usage commercialement présentable, elle doit être accompagnée d'un mot de passe saisi par un membre de la famille de Tubuh Kristus. Bonvillo berusaha, merayu, keledai, itu, dengan, makanan, sementara, saint, Antonius, memberikan, khotbah, singkat, képada, keledai, tersebut. St. Antonius berkata, 8220Ciptaan Allah, dalam nama-Nya, aku memerintahkan kamu untuk datang ke sini dan menyembah-Nya, sehingga hal itu bisa membre kebenaran mengenai kehadiran nyata Yesus Kristus de dalam Sakramen Ekaristi kepada semu orang.8221 Keledai itu mengabaikan majikannya dan Makanan itu, lalu pergi ke tempat St. Antonius etang sedang menunjukkan Tubuh Kristus. Keledai itu berlutut dengan kedoua kakinya lalu menundukkan kepada untuk menyembah. Ketika semua diyakinkan bahwa Tuhan est un arbre et un arbre qui se dresse dans le désert, St. Antonius membre keledai itu yang kemudian bangkit dan pergi ke arah Bonvillo untuk memakan makanan yang ada di ember. Si Sesat Bonvillo aigle et aigle. Ia berlutut, menundukkan kepalanya hingga ke tanah untuk menyembah Sakramen Ekaristi. Dia bertobat, kembali kepada iman Katolik. Sebelum St. Antonius meninggalkan Rimini, ia telah mempertobatkan semua kaum sesat di daerah tersebut. 4. St. Korbinianus dan Beruang St. Korbinianus St. Korbinianus dan Beruang St. Korbinianus (s:wikipedia. org) St. Korbinianus lahir di Chtres, Prancis, pada tahun 680. Ayahnya bernama Waldegiso yang meninggal saat St. Korbinianus masih anak-anak. Tidak banyak yang kita ketahui dari masa muda St. Korbinianus. Dia hidup sebagai pertapa selama 14 tahun di Gereja St. Germanus di Chtres. St. Korbinianus terkenal akan kekudusannya, sebagai pembuat mujizat dan sebagai pembimbing spiritual. St. Korbinianus ingin tetap hidup sebagai seorang pertapa dan karena ia memiliki devosi pribadi yang dalam kepada St. Petrus Rasul, ia kemudian berangkat ke Roma. Saat berada di hutan di wilayah pegunungan Alpen dalam perjalanan menuju Roma, St. Korbinianus diserang oleh seekor beruang coklat besar. Kuda beban St. Korbinianus diserang hingga mati tercabik-cabik oleh beruang tersebut. St. Korbinianus memarahi beruang itu lalu dengan berani menjinakkan beruang tersebut. Beruang itu kemudian menjadi jinak dan St. Korbinianus mengikatkan tali kekang kuda beban yang sudah mati kepada beruang tersebut. St. Korbinianus juga menaruh barang bawaannya di atas beruang tersebut sebagai hukuman atas tindakan beruang tersebut menyerang kudanya. Beruang yang sudah jinak itu menemani St. Korbinianus sambil membawa barang-barangnya hingga ke Roma. Dan setelah sampai di Roma, St. Korbinianus melepaskan beruang itu dan beruang itu kembali ke hutan asalnya. Di Roma, melihat kemampuan St. Korbinianus, Paus Gregorius II menahbiskannya sebagai Uskup Freising dan mengutusnya ke Bavaria untuk menginjili suku bangsa Bayern. St. Korbinianus, Uskup pertama Freising, meninggal pada tahun 730. Lambang Kepausan Benediktus XVI Paus Benediktus XVI dulunya adalah Uskup Mnchen und Freising, penerus Uskup St. Korbinianus di sana (tahun 1818, Keuskupan Freising dinaikkan statusnya menjadi Keuskupan Agung Mnchen und Freising). Ia menggunakan simbol Beruang St. Korbinianus sebagai bagian dari lambang kepausannya. Gambar beruang tersebut dapat dilihat di sebelah kanan atas perisai. Makna dari simbol Beruang St. Korbinianus ini adalah: Beruang yang dijinakkan oleh rahmat Allah adalah Uskup Freising sendiri dan beban yang dibawanya menggambarkan tanggungjawabnya sebagai seorang gembala Gereja. 5. Santo Martinus de Porres dan Tikus-tikus St. Martinus de Porres dan Berbagai Binatang (s: catholicfire. blogspot) St. Martinus de Porres adalah anak tidak sah dari seorang pria bangsawan Spanyol dan wanita budak Indian. Dia menjadi bruder di biara ordo Dominikan di Lima. Tugasnya sehari-hari sebagai tukang pangkas rambut, tukang kebun, perawat dan penjaga pintu. Ia dikenal sebagai santo pelindung karya penghapusan rasialisme. St. Martinus de Porres, sama seperti St. Fransiskus Assisi, sangat mencintai binatang. Bila anda melihat pada gambar berikut ini, anda akan melihat anjing bersama kucing dan tikus dan merpati yang sedang makan dari satu tempat makan yang sama. Tikus itu menjadi simbol penting karya pelayanan St. Martinus de Porres. Kisah ini dimulai dari sebuah problem 8211 Ruangan Pakaian St. Martinus. St. Martinus de Porres menemukan tikus-tikus di ruangan. Tikus-tikus ini menggigit kemeja dan pakaian lainnya, membuat lubang dan menimbulkan yang sangat busuk. St. Martinus tidak tahu apa yang harus dilakukan. Superior ordonya menyarankan untuk menyebarkan racun tikus untuk membunuh tikus-tikus tersebut. Tetapi, St. Martinus belum melakukan saran tersebut. Dia menunggu dan mengamati sampai suatu hari ia berhasil menangkap salah satu tikus-tikus tersebut. Dia memegang tikus tersebut di tangannya. Tampaknya tikus itu merasa bahwa saat itu adalah akhir hidupnya, jantungnya berdetak kencang. Tetapi kemudian St. Martinus berbicara dengan tikus dengan lembut dan bersahabat. Dalam waktu singkat, tikus itu merasa rileks dan tidak lagi takut terhadap St. Martinus. St. Martinus menjelaskan permasalahan yang dia hadapi terhadap tikus itu. Dia berkata bahwa ia tidak dapat membiarkan tikus-tikus itu memakan semua persediaan yang dibutuhkan biara dan rumah sakit. St. Martinus menyadari bahwa tikus-tikus itu melakukan hal demikian karena mereka lapar dan tidak punya makanan. St. Martinus membuat kesepakatan dengan tikus itu. Bila tikus itu membawa teman-temannya ke ujung taman di mana mereka dapat menemukan tempat baru untuk hidup, St. Martinus berjanji bahwa tikus-tikus itu akan menerima makanan yang cukup setiap hari. Ketika St. Martinus meletakkan teman kecilnya ke lantai, tikus itu bergegas pergi. Dalam hitungan beberapa menit, dari seluruh ruang pakaian, ratusan tikus kecil keluar dari setiap sudut dan celah. St. Martinus membimbing tikus-tikus itu keluar dari ruang pakaian dan pergi ke taman di mana ada tempat yang cocok untuk mereka. Tikus-tikus itu lalu mengendus tanah dan membuat lubang di mana mereka bisa membuat tempat tinggal. St. Martinus memegang kata-katanya, seperti yang tikus-tikus itu yakini. Setiap hari, setelah memberi makan orang-orang di tempat lain, para pekerja di biara dan orang-orang jalanan St. Martinus pergi ke taman dengan membawa makanan bagi tikus-tikus tersebut. Tikus-tikus itu akhirnya tidak pernah kembali ke ruang pakaian atau mengganggu biara itu lagi. 6. St. Yohanes Bosco dan Seekor Anjing Bernama Grigio St. Yohanes Bosco bersama Ibunya dan Grigio (s: angelsandsaintsandus. blogspot) Revolusi Perancis telah menyebar ke Eropa. Rakyat mulai beralih pada pemikiran tentang kebesasan: kebebasan pribadi, kebebasan bernegara, kebebasan dari adat-istiadat, kebebasan dari Gereja. Ketika Tuhan dan Gereja mulai ditentang bahkan dihujat, St. Yohanes menggunakan segala daya upaya untuk menentang mereka. Khotbah-khotbahnya dan tulisan-tulisannya, semuanya itu menghambat usaha musuh-musuhnya dan amat menjengkelkan mereka. Peluru ditembakkan lewat jendela kapel, minuman beracun, api dan berbagai macam usaha dilakukan untuk merenggut nyawanya, tetapi St. Yohanes selamat. Kisah pertama St. Yohanes Bosco dan Grigio terjadi pada tahun 1854 ketika St. Yohanes Bosco pulang larut malam. St. Yohanes berjalan di bagian buruk dari kota tersebut. Dia melihat dua orang pria berada di depannya, berjalan pelan dan tetap menjaga langkah mereka. St. Yohanes Bosco awalnya tidak yakin mereka mengejar dia, tetapi ketika ia mempercepat langkahnya, mereka juga demikian ketika ia memperlambat langkahnya, mereka juga melakukan hal yang sama. St. Yohanes Bosco menyeberang ke sisi lain jalan. Ketika melihat mereka melakukan hal yang sama, St Yohanes tahu bahwa ia sedang berada dalam masalah. Dia berbalik untuk mundur tetapi mereka melompat ke arah dia dan melemparkan jubah hitam ke kepalanya. St. Yohanes mencoba melawan tetapi sia-sia. Mereka mencoba untuk menyumbatkan kain ke dalam mulutnya, tetapi tiba-tiba seekor anjing besar dan mengerikan muncul dari kegelapan malam dan datang ke tempat mereka menyerang St. Yohanes. Geramannya terdengar seperti seekor serigala atau beruang. Anjing itu menyerang kedua orang tersebut. Kedua orang tersebut sangat ketakutan dan memohon kepada St. Yohanes agar menyuruh anjing itu berhenti. St. Yohanes setuju ketika mereka berjanji untuk berhenti menyerangnya dan pejalan kaki lain. Setelah St. Yohanes menyuruh anjing itu berhenti, Kedua orang itu lalu kabur. Anjing itu tidak mengejar mereka melainkan tetapi tinggal di samping St. Yohanes. Anjing itu dinamai Grigio oleh St. Yohanes yang artinya 8220abu-abu8221. St. Yohanes Bosco dan Grigio menjadi rekan. St. Yohanes senang dengan kehadiran Grigio. Suatu ketika tembakan di arahkan kepadanya dan Grigio menyelamatkannya. Dua orang berusaha melemparkan sebuah buntalan besar ke arah kepala St. Yohanes dan Grigio menyelamatkannya. Dua belas orang datang untuk menyerang St. Yohanes dan Grigio menyelamatkannya pula. Kadang-kadang Grigio mampir ke rumah St. Yohanes Bosco. Ia menolak makanan maupun minuman. Anak-anak kecil bermain-main dengannya dan Grigio amat jinak terhadap mereka. Tetapi ia tak pernah datang tanpa alasan. Sekali waktu ia datang untuk memastikan bahwa St. Yohanes sudah tiba di rumah jika ia naik kereta kuda. Sekali waktu ia datang untuk mencegah St. Yohanes pergi. Ia berbaring di ambang pintu dan menghalangi jalan keluar. Ketika St. Yohanes menyuruhnya pergi, ia akan menggeram bahkan ia tidak akan segan-segan menggigit tuannya itu jika St. Yohanes bersikeras. Keesokan harinya barulah St. Yohanes tahu bahwa sore itu musuh-musuhnya telah menyiapkan perangkap untuk merenggut nyawanya. Ketika keadaan sudah aman, Grigio tidak pernah muncul kembali. Sepuluh tahun kemudian, St. Yohanes hendak mengunjungi keluarga Moglia. Ia telah diperingatkan untuk berhati-hati karena perjalanan ke sana tidak aman. 8220Oh, andaikan saja Grigio ada di sini8221 gumam St. Yohanes. Malam telah larut. Seekor anjing berlari-lari datang ke arahnya, melompat-lompat dan mengibas-ngibaskan ekornya dengan gembira. Tentu saja, anjing itu Grigio. Ia menemani St. Yohanes hingga selamat tiba di tempat pertanian, lalu menghilang. Pada tahun 1883 - 31 tahun sejak ia hadir pertama kalinya - Grigio muncul kembali di Bordighera untuk menunjukkan jalan kepada St. Yohanes yang sedang tersesat. St. Yohanes berkomentar, 8220Terdengar konyol untuk memanggilnya seorang malaikat tetapi dia sungguh bukanlah anjing biasa. Meski tidak secara resmi digelari demikian oleh Gereja, St Gerardus Majella secara luas dikenal oleh umat Katolik sebagai 8220pelindung para ibu yang sedang mengandung.8221 Pada masa ini, tampaknya Tuhan memilih teladan baik St Gerardus guna melawan abad kematian yang telah kehilangan kepercayaan pada penyelenggaraan Tuhan dan memiliki cara berpikir yang merendahkan kehidupan. Tetapi, mengapa St Gerardus Majella Bukankah aneh apabila seorang laki-laki, seorang broeder religius pula, dijadikan pelindung bagi para ibu yang sedang mengandung Gerardus, bungsu dari kelima anak pasangan Dominic dan Benedetta Galella Majella, dilahirkan pada tanggal 6 April 1726, di sebuah kota kecil bernama Muro, beberapa mil jauhnya dari Naples di Italia selatan. Kesehatannya amat rapuh sejak lahir dan segeralah ia dibawa ke katedral untuk dibaptis. Bahkan masa kecilnya telah ditandai dengan rahmat-rahmat istimewa dari Tuhan. Ketika usianya baru lima tahun, Gerardus biasa pergi ke sebuah kapel kecil dekat rumahnya untuk berdoa. Seringkali ia pulang dari sana dengan seketul roti. Apabila ibunya bertanya darimana ia mendapatkan roti, ia akan mengatakan bahwa 8220seorang anak laki-laki yang amat tampan8221 memberikan kepadanya. Akhirnya, Elizabeth - saudari perempuan Gerardus - diperintahkan untuk mengikutinya diam-diam ke kapel guna mencari tahu. Saudarinya itu mengintip ke dalam kapel dan melihat Gerardus berlutut dalam doa di hadapan patung SP Maria yang menggendong Kanak-kanak Yesus. Lalu, Elizabeth melihat sesuatu yang ajaib. Kanak-kanak Yesus turun dari dekapan BundaNya untuk bermain-main dengan Gerardus kecil. Setelah beberapa waktu berselang, Kanak-kanak Yesus memberikan seketul roti kepada Gerardus dan kembali ke pelukan BundaNya Dalam perayaan Misa, Gerardus juga seringkali melihat Kanak-kanak Yesus yang sungguh hadir dalam Ekaristi Kudus. Ia dapat melihat Yesus setelah konsekrasi hingga Komuni Kudus berakhir. Gerardus kecil yang kala itu berusia tujuh tahun begitu rindu menyambut Yesus dalam Komuni Kudus, karenanya ia ikut dalam barisan mereka yang hendak menyambut Komuni. Pada masa itu, anak-anak tidak diperkenankan menyambut Komuni Kudus hingga mereka berusia 14 tahun. Tetapi, Gerardus beranggapan bahwa karena Yesus sangat mengasihinya dan ia juga sangat mengasihi Yesus, pastilah boleh ia menyambut-Nya. Imam tahu bahwa Gerardus belum cukup umur untuk menyambut Yesus, jadi ia tidak memberinya Komuni Kudus dan Gerardus kecil harus kembali ke bangkunya dengan berlinangan airmata. Sepanjang hari itu, Gerardus terus menangis karena tidak diperbolehkan menyambut Yesus. Ketika masuk kamar malam itu, ia tak dapat tidur. Sekonyong-konyong, suatu terang yang amat menakjubkan memenuhi kamar tidurnya dan Malaikat Agung St Mikhael menampakkan diri untuk memberinya Komuni Kudus MASA BEKERJA Ketika Gerardus berusia duabelas tahun, kematian ayahnya yang tiba-tiba mengharuskannya meninggalkan bangku sekolah dan mulai bekerja. Ibunya menitipkannya untuk magang pada seorang penjahit agar ia dapat meneruskan usaha ayahnya. Majikannya ini mempunyai rasa tidak senang yang aneh kepada Gerardus dan seringkali menghujaninya dengan pukulan dan umpatan. Gerardus menerima aniaya ini sebagai diperkenankan oleh Allah demi kebaikan rohaninya. Suatu kali ia bahkan tampak tersenyum sementara sedang dihajar, dan ketika orang bertanya, ia menjawab, 8220Aku tersenyum sebab aku melihat tangan Tuhan menderaku.8221 Upah yang didapatkannya dibaginya rata untuk memenuhi keperluan keluarga, fakir miskin dan stipendium Misa demi membebaskan jiwa-jiwa di api penyucian. Setelah masa magangnya sebagai seorang penjahit, Gerardus untuk beberapa waktu lamanya bekerja sebagai pelayan Uskup Lacedonia yang sedang memulihkan kesehatannya di Muro. Lagi, ia melatih keutamaan kesabaran dengan diam dalam menghadapi temperamen majikannya yang pemarah. Pada masa ini terjadi salah satu dari mukjizat-mukjizat pertamanya. Suatu hari, tanpa sengaja ia menjatuhkan kunci rumah ke dalam sumur. Dengan kepolosan seorang kudus ia menurunkan sebuah patung kecil Bayi Yesus ke dalam sumur. Sungguh ajaib, ketika Gerardus mengangkat patung kembali, kunci yang hilang tampak tergantung di tangan patung. PANGGILAN RELIGIUS Sementara bertumbuh sebagai seorang pemuda, apabila orang bertanya kepadanya mengenai perkawinan, Gerardus akan menjawab, 8220Madonna telah memikat hatiku, dan aku telah memberikan hatiku sebagai persembahan baginya.8221 Daripada hidup perkawinan, segera saja pemuda yang saleh ini terpikat pada panggilan religius. Namun demikian, tiga kali ia ditolak masuk ke dalam suatu ordo religius oleh sebab kesehatannya yang rapuh. Walau begitu ia tetap bertekad untuk menjadi seorang biarawan. Suatu misi para imam Redemptoris yang diadakan di Muro memberinya pengharapan baru. Ia mohon diperkenankan masuk ke dalam ordo mereka, tetapi lagi-lagi ia ditolak karena mereka merasa bahwa kesehatannya tidak akan cocok dengan kerasnya kehidupan biara. Tetapi, orang muda ini begitu gigih dan bulat tekadnya hingga Pater Paul Cafaro, superior para misionaris, menasehati ibunya untuk mengurung Gerardus di kamar pada malam para misionaris meninggalkan Muro, khawatir kalau-kalau ia berusaha mengikuti mereka. Ibunda Gerardus melaksanakan nasehat sang imam, tetapi keesokan paginya saat ia membuka pintu kamar, ia mendapati tempat pembaringan yang kosong, sebuah jendela yang terbuka di mana tergantung selembar kertas, dan sebuah catatan di meja yang berbunyi, 8220Aku pergi untuk menjadi seorang Santo.8221 Gerardus berhasil menyusul para misionaris sementara mereka meninggalkan kota. Setelah banyak permohonan dan penolakan, P Cafaro akhirnya menyerah dan mengutusnya pergi ke kediaman rektor Redemptoris di Iliceto dengan catatan rekomendasi ini, 8220Saya mengirim kepada Pater seorang broder yang tak berguna.8221 Demikianlah, akhirnya, pada tahun 1749, pada usia 23 tahun, Gerardus diterima dalam Kongregasi Redemptoris yang baru dibentuk beberapa tahun sebelumnya oleh St Alfonsus Liguori . Broeder 8220yang tak berguna8221 ini membuktikan diri sebagai teladan berbagai-bagai keutamaan dan ia melakukan pekerjaan empat orang sekaligus Ia akan mengatakan kepada rekan-rekannya, 8220Biar aku yang mengerjakannya, bukankah aku lebih muda. Engkau beristirahatlah.8221 Dengan gagah berani Gerardus berikrar untuk senantiasa memilih apa yang tampaknya paling sempurna, yang paling berkenan bagi Allah. Ia taat secara sempurna kepada kehendak superiornya, bahkan meski kehendak itu tidak diungkapkan dalam kata. Suatu hari, guna menunjukkan hal ini kepada seorang otoritas yang datang berkunjung, Superior menyuruh Gerardus pergi, sementara ia berkata kepada otoritas yang menuntut bukti itu, 8220Aku akan memerintahkannya secara batin untuk kembali dan ia tidak akan membutuhkan lebih dari perintah ini.8221 Maka, segera saja sang Broeder kembali, mengetuk pintu dan bertanya, 8220Adakah Pater menyuruh saya kembali8221 Suatu kali, ia memimpin sekelompok murid dalam suatu perjalanan selama sembilan hari ke Pegunungan Gargani, di mana Malaikat Agung St Mikhael menampakkan diri. Hanya ada sedikit saja uang pada mereka untuk perjalanan itu, dan ketika mereka tiba di tujuan, nyaris tak ada yang tersisa. Gerardus mempergunakan keping uangnya yang terakhir untuk membeli bunga bagi altar Tuhan. Sementara menempatkan bunga-bunga di altar ia berkata, 8220Tuhan, aku telah memperhatikan Engkau. Sekarang, Engkau yang memperhatikan murid-muridku dan aku.8221 Seorang religius yang melihatnya di gereja mengundang orang kudus kita beserta seluruh rombongan untuk menumpang di rumahnya. Dan ketika rombongan siap untuk berangkat pulang kembali, Gerardus sekali lagi berdoa, dan segera seseorang muncul dan memberinya beberapa ketul roti. Salah satu dari mukjizat St Gerardus yang paling terkenal terjadi ketika seorang tukang batu jatuh dari perancah pada waktu pembangunan sebuah bangunan. Apa daya Gerardus telah dilarang oleh superiornya untuk tidak lagi mengadakan mukjizat tanpa ijin. Maka, broeder yang kudus ini menghentikan sang tukang batu di angkasa, memintanya untuk menunggu hingga ia mendapatkan ijin untuk menyelamatkannya Dan ia memang mendapatkan ijin, sehingga tukang batu itu dapat jatuh dan mendarat dengan lembut di atas tanah. Para biarawan menganggap Gerardus sebagai rekan yang tak ternilai sebab ia berhasil dengan begitu gemilang dalam menghantar orang-orang berdosa untuk menyambut sakramen-sakramen dan mengilhami banyak orang untuk memperbaiki Sakramen Tobat mereka yang buruk. Orang banyak mengikutinya di mana-mana, dan telah menyebutnya 8220il santo8221 - sang Santo. PENCOBAAN BERAT Kekudusan sejati harus senantiasa diuji dengan salib, dan pada tahun 1754 Gerardus harus mengalami suatu pencobaan besar, yang memperolehkan baginya ganjaran berupa kuasa istimewa untuk menolong para ibu dan anak-anak. Salah satu dari semangat Gerardus yang bernyala-nyala adalah mendorong serta membantu para gadis yang ingin masuk biara. Seringkali ia juga bahkan menyediakan mas kawin yang diperlukan bagi gadis-gadis-gadis miskin yang tidak dapat diterima dalam suatu ordo religius. Neria Caggiano adalah salah seorang dari para gadis yang mendapatkan bantuan Gerardus. Namun demikian, ia mendapati bahwa kehidupan biara ternyata tak menyenangkan baginya dan dalam waktu tiga minggu ia telah pulang kembali ke rumah. Guna membenarkan tindakannya, Neria mulai menyebarkan gosip-gosip bohong mengenai kehidupan para biarawati, dan ketika orang-orang di Muro menolak untuk percaya pada cerita-cerita demikian mengenai suatu biara yang direkomendasikan oleh Gerardus, maka Neria bertekad untuk menyelamatkan reputasinya dengan menghancurkan nama baik orang yang telah menolongnya. Dalam sepucuk surat kepada St Alfonsus, ia menuduh Gerardus melakukan dosa melanggar kemurnian terhadap seorang gadis muda dari sebuah keluarga di mana Gerardus sering menumpang dalam perjalanan-perjalanan misinya. Gerardus dipanggil menghadap oleh St Alfonsus untuk menjawab dakwaan terhadapnya. Bukannya membela diri, Gerardus malahan tinggal diam, seturut teladan Guru Illahi-nya. Menanggapi permohonan dari teman-temannya untuk membela diri, Gerardus menjawab, 8220Tuhan akan mengurusnya.8221 Dengan kebisuannya itu, St Alfonsus tak dapat berbuat suatupun selain dari menjatuhkan hukuman berat atas diri pemuda ini. Gerardus dilarang menyambut Komuni Kudus, dan dilarang melakukan segala kontak dengan orang luar. Tidaklah mudah bagi Broeder Gerardus untuk melepaskan karyanya demi menyelamatkan jiwa-jiwa, namun hal ini sungguh tak berarti dibandingkan hukuman dijauhkan dari Komuni Kudus. Ia merasa hukuman ini sungguh dahsyat baginya hingga ia bahkan mohon dibebaskan juga dari melayani Misa, sebab khawatir kalau-kalau kerinduannya yang berkobar-kobar untuk menyambut komuni akan membuatnya merampas Hosti yang telah dikonsekrasikan dari tangan imam di altar. Beberapa waktu lamanya berselang hingga Neria sakit parah dan ia menulis sepucuk surat kepada St Alfonsus mengakui bahwa dakwaannya terhadap Gerardus adalah dusta dan fitnah belaka. St Alfonsus dipenuhi sukacita demi mendengar kabar ketakbersalahan puteranya. Tetapi Gerardus, yang tak bermuram durja dalam masa pencobaannya, juga tidak terlalu bergembira atas pemulihan nama baiknya ini. Dalam kedua perkara ini ia merasa bahwa kehendak Tuhan telah digenapi, dan bahwa itu sudah cukup baginya. PEKERJA AJAIB St Gerardus Majella dikenal sebagai Thaumaturge, yaitu seorang kudus yang mengadakan mukjizat-mukjizat, tidak saja sekali-sekali, melainkan kerapkali. Sedikit saja orang kudus yang mempunyai begitu banyak catatan mengenai perkara-perkara ajaib seperti Gerardus. Proses beatifikasi dan kanonisasi mengungkapkan bahwa mukjizat-mukjizat yang diadakannya begitu banyak dan bermacam ragamnya. Kerapkali ia masuk dalam ekstasi sementara bermeditasi mengenai Tuhan atau kehendak-Nya yang kudus, dan di saat-saat demikian, tubuhnya tampak terangkat beberapa kaki di atas permukaan tanah. Sebagian besar mukjizat diadakannya demi melayani orang-orang lain. Kejadian-kejadian luar biasa seperti disebutkan di bawah ini akan tampak sebagai suatu hal yang biasa sementara orang membaca riwayat hidupnya. Ia menghidupkan kembali seorang anak laki-laki yang terjatuh dari sebuah karang yang terjal ia memberkati perbekalan gandum yang tinggal sedikit milik sebuah keluarga miskin dan perbekalan itu tidak habis-habisnya hingga panen berikutnya beberapa kali ia menggandakan roti yang ia bagi-bagikan kepada orang-orang miskin. Suatu hari ia berjalan di atas air demi menghantar ke tempat pelabuhan yang aman sebuah kapal penuh para nelayan yang terancam nyawanya oleh gelombang sakal. Gerardus dianugerahi kemampuan untuk 8220membaca jiwa8221. Kerapkali ia menyingkapkan secara pribadi kepada orang dosa-dosa rahasia dalam jiwa mereka yang malu mereka akukan, dan kemudian menghantar mereka ke penitensi dan pengampunan. Ketika terjadi serangan wabah penyakit, Gerardus terlihat di lebih dari satu rumah pada saat yang bersamaan demi menolong mereka yang sakit. Tak selembar pun dari riwayat hidupnya yang tak ditandai dengan keajaiban, semuanya demi kemuliaan Tuhan dan digerakkan oleh kasih yang tulus kepada sesama. Sepanjang hidupnya, St Gerardus menghabiskan berjam-jam lamanya setiap hari dalam sembah sujud di hadapan Sakramen Mahakudus demi memuliakan Tuhan dan mengucap syukur atas segala rahmat dan berkat-Nya. Ibunda Gerardus, Benedetta, mengatakan bahwa puteranya 8220terlahir bagi surga,8221 dan mengisahkan bagaimana Gerardus melewatkan berjam-jam lamanya di hadapan Sakramen Mahakudus 8220hingga ia lupa bahwa saat makan malam telah tiba.8221 WAFATNYA Senantiasa rapuh kesehatannya, merupakan pertanda bahwa Geardus tidak akan hidup lama. Pada tahun 1755, ia terserang pendarahan hebat dan disentri, maut dapat sewaktu-waktu merenggut nyawanya. Tetapi, ia masih hendak mengajarkan suatu pelajaran berharga mengenai kuasa ketaatan. Direkturnya memerintahkan Gerardus untuk segera sembuh, jika memang sesuai kehendak Tuhan maka, sekonyong-konyong penyakitnya tampak lenyap dan ia segera meninggalkan pembaringannya untuk menggabungkan diri dengan komunitas. Namun demikian, ia tahu bahwa kesembuhannya hanyalah untuk sementara waktu saja dan bahwa jangka hidupnya hanya tinggal sebulan saja. Tak lama berselang ia memang kembali ke pembaringannya karena tuberculosis, dan ia mulai mempersiapkan diri menyongsong kematiannya. Sepenuhnya ia berserah diri pada kehendak Tuhan dan ia menempatkan tanda ini pada pintu kamarnya, 8220Kehendak Tuhan dilaksanakan di sini, seperti yang Tuhan kehendaki dan selama Ia menghendakinya.8221 Seringkali orang mendengarnya mendaraskan doa berikut, 8220Ya Tuhan-ku, aku rindu untuk mati demi melakukan kehendak-Mu yang terkudus.8221 Antara tengah malam pada tanggal 15 Oktober 1755, dini hari dari hari berikutnya, jiwanya yang tak berdosa pulang kembali kepada Tuhan. Usianya baru 29 tahun. Saat kematian Gerardus, broeder yang bertugas di sakristi, dalam kegugupannya, membunyikan lonceng seolah hendak dirayakan suatu pesta, dan bukan membunyikannya sebagai tanda kematian. Beribu-ribu orang datang untuk menyaksikan tubuh 8220Santo8221 mereka dan berusaha mendapatkan kenang-kenangan terakhir dari dia yang telah begitu banyak kali menolong mereka. Setelah wafatnya, mulailah dilaporkan terjadinya berbagai mukjizat dari hampir segenap penjuru Italia dengan perantaraan St Gerardus. Pada tanggal 29 Januari 1893, Paus Leo XIII memaklumkannya sebagai Beato, dan pada tanggal 11 Desember 1904, Paus Pius X memaklumkannya sebagai 8220Santo8221. Pesta St Gerardus Majella dirayakan pada tanggal 16 Oktober. SAPUTANGAN SANG SANTO Perantaraan ajaib St Gerardus bagi para ibu dimulai sejak dari masa hidupnya. Suatu ketika, sementara ia meninggalkan rumah sahabatnya, keluarga Pirofalo, saputangannya terjatuh di kursi. Salah seorang anak perempuan dari keluarga Pirofalo memungutnya dan menyerahkannya kembali kepada Gerardus. Tetapi, dalam suatu nubuat penglihatan Gerardus mengatakan, 8220Simpanlah. Saputangan itu akan berguna bagimu suatu hari kelak.8221 Sang gadis menyimpan saputangan itu sebagai kenang-kenangan berharga dari Gerardus. Beberapa tahun kemudian, perempuan itu yang kini telah menikah, berada dalam bahaya maut saat hendak melahirkan bayi pertamanya. Dalam keadaan sakit beranak, ia teringat akan saputangan misterius dan janji Gerardus ia meminta agar saputangan segera dibawa kepadanya. Kemudian, diusapkannya saputangan ke kandungannya dan seketika itu juga bahaya berlalu dan ia melahirkan seorang bayi yang normal dan sehat. Saputangan ajaib diwariskan dari satu ibu ke ibu yang lain sementara mereka hendak besalin di kota Olive hingga Citra. Ibu yang pertama mewariskan reliqui yang berharga kepada kemenakannya dan dari sana turun-temurun ke generasi berikutnya. Beberapa keluarga mengambil sepotong kecil dari saputangan itu hingga hanya secarik kecil saja yang tersisa ketika Gerardus dikanonisasi. Walau demikian, secarik itupun sudahlah cukup untuk meneruskan rahmat-rahmat istimewa kepada saputangan-saputangan lain yang disentuhkan padanya. Sekarang, saputangan-saputangan serupa saputangan St Gerardus, yang telah disentuhkan pada reliquinya, dapat diperoleh para peziarah yang mengunjungi tempat ziarah internasional St Gerard Majella di Materdomini, Italia. Saputangan St Gerardus Majella telah menjadi suatu simbol populer aklamasi Gerardus sebagai pelindung para ibu dan anak-anak, bayi-bayi yang belum dilahirkan dan gerakan pencinta kehidupan. Pada masa di mana keberadaan keluarga dan kesakralan hidup manusia menghadapi ancaman dari aborsi, kontrasepsi, dan berbagai teknik biomedis, dan dengan berkembangnya 8220budaya kematian,8221 santo kecil dengan saputangannya mungkin adalah yang kita butuhkan bagi para ibu yang sedang mengandung, keluarga-keluarga dan seluruh dunia. Puji-pujian dan pembukaan ibadah 1. HALELUYA PUJILAH do f (4 Ketuk) Ayat 1 Haleluya pujilah Allah yang Agung, Maha Esa Dalam Kristus kita kenal Allah yang hidup, Bapa kekal Langit buana semesta Patut memuji kuasaNya Karna berkat-Nya tak henti limpah kasih-Nya tak terperi Ayat 2 Wahai dunia, soraklah Angkat suaramu, nyanyilah Tabuhlah tifa dan gendang Iringi puji dalam tembang Langit buana semesta Patut memuji kuasaNya Karna berkat-Nya tak henti limpah kasih-Nya tak terperi Ayat 1 Suci, suci, suci Tuhan maha kuasa Dikau kami puji di pagi yang teduh Suci, suci, suci murah dan perkasa Allh Tri Tunggal, Agung nama-Mu Ayat 2 Suci, suci, suci kaum kudus tersungkur Di depan TahtaMu membri mahkotanya Segenap malaikat sujud menyembahMu Tuhan yang ada Slama - lamanya 3. KAMI PUJI DENGAN RIANG do g (4 ketuk) Ayat 1 Kami puji dengan riang, Dikau Allah yang besar Bagai bung trima siang, hati kami pun mekar Kabut dosa dan derita, kebimbangan tlah lenyap Sumber suka yang abadi, bri sinarMu menyerap Ayat 2 Kau membri, Kau mengampuni, Kau limpahkan rahmatMu Sumber air hidup ria, Lautan kasih dan Restu Yang mau hidup, dalam kasih, Kau jadikan milikMu agar kami menyayangi, meneladan kasihMu 4. HAI MARI SEMBAH do g(3 ketuk) Ayat 1 Hai mari sembah yang maha besar Nyanyikan syukeu dengan bergemar Perisai umatNya yang maha Esa Mulia namaNya, tahtaNya megah Ayat2 Hai masyhurkanlah keagunganNya Cahaya terang itu JubahNya Gemuruh suaraNya di awan kelam Berjalan dia di badai kencang 5. TUHAN ALLAH, NAMAMU do f ( 3 ketuk ) Ayat 1 Tuhan Allah namaMu kami puji dan masyhurkan Isi dunia sujud di hadapanMu ya uhan Bala sorga menyembah Dikau khalik semesta Ayat 2 Kerubim dan serafim, memuliakan yang Tersuci Para rasul dan nabi, martir yang berjubah putih Greja yang kudus, esa KepadaMu menyembah Ayat 3 Bapa agung dan kudus, maha murah dan rahmani Putra tunggal penebus, Roh penghibur yang sejati Langit - bumi Mu penuh kemuliaan namaMu 6. HAI MASYHURKANLAH do bes ( 3 ketuk) Ayat 1 Hai masyhurkanlah, Allahmu kudus Besar namaNya maklumkan terus Agungkan lah Dia yang jaya dan megah Kekal dan mulia kerajaanNya. Ayat 2 Yang tinggi, Alhak, di sorga Baka Pun hadir dekat dengan Abdinya Nyanyikan jayaNya, hai umat kudus Kekal Yesus Raja, Kekal Penebus 7. YA TUHAN, KAMI PUJI NAMAMU BESAR do g ( 1 ketuk) Ayat 1 Ya Tuhan kami puji namaMu besar Ya Bapa, mahlukMu menyanyi bergemar Langit buana, Laut bersyukur semua Malaikat segenap memuji Dikau Jua KemuliaanMu tetap senantiasa Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Maha Kuasa Ayat2 Para rasul sorga kemuliaanMu Serta Nabi dan Martir mengagungkanMu Greja yang tlah menang dan yang di perjuangan Mengaku namaMu madahnya berkumandang Terpujii rahmatMu dibawah dan diatas Ya Bapa kekal, kasihMu tak terbatas 8. BAGIMU TUHAN, NYANYIANKU do bes ( 4 ketuk dan 2 ketuk) Ayat 1 BagiMu Tuhan Nyanyianku Karna setaraMu siapakah Hendak ku puji Kau selalu Padaku Roh Kudus brikanlah Supaya dalam Kristus Putramu Kidungku berkenan kepadaMu Ayat 2 O tuntun aku ke PutraMU Agar padaMu ku di tuntunNya Dan rohMu diam dalam rohku Membuat mata hatiku cerah sehingga kurasakan damaiMu dan kuungkapkam dalam kidungku 9. PUJILAH HAI JIWAKU, PUJI TUHAN do g ( 3 ketuk) Ayat 1 Puji hai jiwaku, puji Tuhan Selagi ada Nafasmu Allahku patutlah ku agungkan Sepanjang umur hidupku Hayatku Dia yang bri Dia ku puji tak henti Haleluya, haleluya. Ayat 2 Jangan engkau poertaruhkan nasib kepada Insan yang Fana Juga bangsawan yang paling baik Hilang bersama niatnya Hidup manusia lenyap Hanyalah Allah yang tetap Haleluya. Haleluya. Ayat 3 Jika penolongmu Allah Yakub betapa kau bahagia Ia penuhi pengharapanmu Tuhan setia slamanya Maha pencipta dunia Tak meninggalkan mahlukNya Haleluya. Haleluya 10. PUJILAH TUHAN, SANG RAJA do g ( 3 ketuk) Ayat 1 Pujilah Tuhan, Sang Raja yang Maha mulia Segenap hati dan jiwaku, pujilah Dia Datang bekaum, bri lah musik mu ber-gaung, Angkat puji - pujian Ayat 2 Pujilah Tuhan, segala kuasa padaNya Sayap kasihNya yang aman mendukung anakNya Tiada terpri yang kepadamu di bri Tidakkah itu kau rasa 11. ANAK - ANAK MARI NYANYI do f ( 4ketuk) Ayat 1 Anak - anak mari nyanyi riang dan gembiralah Puji Tuhan maha kasih karna murah hatiNya Pujilah namaNya, Haleluya Haleluya. puj Tuhan slamanya Ayat 2 Limpah ruah, tak terkira kasih Allah nampaklah angkat syukur bagi Dia dengan hati yang Rendah Pujilah namaNya, Haleluya Haleluya. puj Tuhan slamanya 12. ANAK - ANAK PUJILAH do d (2 ketuk) Ayat 1 Anak - anak, pujilah nama Tuhan yang Esa Puji Bapa, Anak, Roh maha Esa Ayat 2 Hari minggu adalah hari suci bagiNya Puji Bapa, Anak, Roh maha Esa Ayat 3 Skolah minggu inilah, tempat baik memukiNya Puji Bapa, Anak, Roh maha Esa 13. ALLAH BAPA, TUHAN do g ( 3 ketuk) Ayat 1 Allah Bapa, Tuhan dimuliakanlah namaMu Allah, Bapa, Tuhan, dimuliakanlah namaMu Langit bumi ciptaanMu Kamipun anak - anakMu Datanglah dengan kasihMu Ayat 2 Yesus Kristus, Tuhan yang membawa keselamatan Yesus Kristus, Tuhan yang membawa keselamatan Lahir dalam dunia ini mati, tapi bangkit lagi Kaulah juruslamat kami 14. MULIAKAN TUHAN ALLAH do c (4 ketuk) Ayat 1 Muliakan Tuhan Allah Muliakan Tuhan Allah MuliakanpimpinanNya dalam kasih sayangNya Ayat 2 Kami datang kepadaMu Kami datang kepadaMu Bersyukur sebulat hati karna kasihMu besar 15. BERHIMPUN SEMUA do d (3 ketuk) Ayat 1 Berhimpun semua menghadap Tuhan dan pujilah Dia, Pemurah benar Berakhirlah segala pergumulan Diganti kedamaian yang besar Ayat 2 Hormati namaNya serta kenangkan mijizat yang sudah di buatNya Hendaklah trus syukurmu kau nyatakan di jalan hidupmu seluruhnya 16. YA KHALIK SEMESTA do g ( 3 ketuk) Ayat 1 Ya khalik semesta, umatMu tolonglah MemujiMu Bapa yang mulia Kau Raja Dunia Kami sujud sembah kepadaMu Ayat 2 Firman dan putera, mohon dengarkan lah yang brseru, sabdaMu jadilah RohMu turunkanlah Tuhan berkati jemaatMu 17. TUHAN ALLAH HADIR do as (2 dan 3 ketuk) Ayat 1 Tuhan Allah hadir, pada saat ini Hai sembah sujud disini Diam dengan hormat tubuh serta jiwa, tunduklah menghadap Dia Marilah, umatNya, hati mu serahakan Dalam kerendahan Ayat 2 Tuhan Allah hadir, yang dimuliakan Dalam sorga siang - malam Suci, suci, suci untuk selamanya dinyanyikan malak Sorga Ya Allah trimalah, Pujian Jemaat beserta malaikat 18. ALLAH HADIR BAGI KITA do g ( 3 ketuk) Ayat 1 Allah hadir bagi kita, dan hendak membri berkat melimpahkan kuasa Rohnya bagai hujan yang lembut Dengan Roh kudus, ya Tuhan umatMu berkatilah Baharui hati kami, O curahkan kurnia Ayat 2 Allah hadir, sungguh hadir di jemaatNya yang kudus Biar kasih kurniaNya, menyegarkan kita trus Dengan Roh kudus, ya Tuhan umatMu berkatilah Baharui hati kami, O curahkan kurnia KJ. 19 TUHANKU YESUS 1. Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan Manusia, Kau kasihi, Kau Junjunganku, Bahagiaku yang baka. 2. Indah tamasya, indah sawah ladang, sunggu elok berseri yang lebih indah Kau, Tuhan Yesus: Engkau menghibur yang sedih. 3. Indah t8217rang surya, indah sinar bulan, alam bintang yang megah Jauh lebih indah, Yesus, terangMu di sorga dan di dunia. 4. Indah kesuma, insan lebih indah pada masa mudanya bunga 8216kan layu, insan berlalu. Yesus kekal selamanya. 5. Apa yang indah dalam dunia ini nampak dalam diriMu. Yang Mahaindah, Harta sorgawi, hanya Engkau, ya Tuhanku KJ. 20 O HARI ISTIRAHAT 1. O Hari Istirahat, ceria dan cerah, pelipur hati hasrat, o hari mulia Bernyanyilah semua bersatu menyembah: 8220Kudus, kudus, kuduslah8221 kepada Yang Esa. 2. Padamu, Hari Ahad, terciptalah terang dan Kristus, Jurus8217lamat, t8217lah bangkit dan menang padamu pun terjadi Roh Kudus diberi: sempurna tiga kali terangmu berseri. 3. O Hari perteduhan di badai dunia, bak taman penghiburan kausambut yang lelah, bak sungai kau segarkan semangat yang gersang, bak Nebo kau tempatnya melihat Kanaan. 4. Pun Hari Minggu ini panggilan terdengar dan umat menghadiri kumpulan yang besar, di mana Firma Tuhan menyuar yang gelap terhidang roti sorga dan air alhayat. 5. Sentosa Hari Tuhan membimbing umatNya menuju perhentian, tempat sejahtera. Terpuji Allah Bapa dan Putra TunggalNya Dan Roh Pengantar Sabda, - Ketiga yang Esa KJ. 21 HARI MINGGU, HARI YANG MULIA 1. Hari Minggu, hari yang mulia, itu hari Tuhanku. Ia bawa rasa bahagia masuk dalam hatiku. Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh. Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh. 2. Hari Minggu hari istirahat bagi badan yang letih Firman Tuhan turun bawa nikmat untuk hati yang sedih. Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh. Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh. KJ. 22 MARI BERSUKARIA DATANG KEPADANYA Mari bersuka ria datang kepadaNya, datang kepadaNya. Mari menyanyi, mari menari, mari memuji.


No comments:

Post a Comment